News

3 Tsunami Terbesar Yang Pernah Ada, Termasuk Di Jepang

Ilustrasi Tsunami bentuk art

Ilustrasi Tsunami

Banyak kejadian gempa bumi pada awal tahun ini, yang terbaru tepat berada didaerah banten dengan kekuatan gempa sebesar magnitudo 5,9 yang terjadi di selatan Jawa Barat hal ini dipicu pergeragan batuan dalam Lempeng Indo-Australia.

Apa yang Menyebabkan Tsunami?

Tsunami pada dasarnya disebabkan oleh pergeseran mendadak air, seringkali akibat gempa bumi bawah laut, letusan gunung berapi, atau tanah longsor di bawah dasar laut. Pemicu paling umum adalah gempa bumi di bawah laut, di mana lempeng tektonik bergerak dan menciptakan gangguan di permukaan air di atasnya.

Ketika air yang tergeser bergerak ke luar dari pusat gempa, itu membentuk gelombang awal dari tsunami. Serta letusan gunung berapi bawah laut dan longsor di dasar laut juga dapat menyebabkan fenomena serupa.

Tsunami Besar Yang Pernah Tercatat Dalam Sejarah

Tsunami Teluk Lituya, Alaska (1958):

Walaupun tidak melibatkan seluruh samudera, tsunami yang dipicu oleh longsoran di Teluk Lituya tetap menjadi salah satu tsunami tertinggi yang pernah tercatat. Dikarenakan oleh ambruknya batu raksasa, gelombangnya mencapai ketinggian yang mencengangkan, yakni 524 meter, dan menyebabkan kerusakan luas di sepanjang teluk.

Tsunami Samudera Hindia (2004):

Sebuah gelombang maut, dihasilkan oleh gempa bumi dahsyat di dasar laut lepas pantai Sumatera, Indonesia, telah tercatat sebagai salah satu bencana tsunami paling dahsyat sepanjang masa. Gelombang ini menjulang setinggi 30 meter dan melibatkan sejumlah negara di sekitar Samudera Hindia, menelan korban jiwa dalam jumlah ratusan ribu.

Gempa Bumi dan Tsunami Tohoku (2011):

Mengguncang perairan lepas pantai Jepang, gempa bumi dengan kekuatan 9.0 ini menciptakan tsunami hebat yang melanda wilayah pesisir dan mencetuskan malapetaka nuklir di Fukushima. Gelombangnya mencapai ketinggian melebihi 39,6 meter, menjadikannya sebagai salah satu peristiwa tsunami yang paling berdampak dalam sejarah belakangan ini.

Kesimpulan

Gempa dan tsunami merupakan ancaman serius. Mitigasi melalui early warning system dan pendidikan masyarakat kunci untuk mengurangi dampak. Pencegahan melibatkan pemahaman dan pengelolaan risiko, serta infrastruktur tahan gempa. Kewaspadaan dan upaya kolektif diperlukan untuk melindungi komunitas dari kejadian mendatang.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *